Untuk Ayah…

Posted: October 23, 2014 in Kisahku, Story

Seorang ayah…
seringkali tak kan begitu nampak cintanya.
Ia selalu menyembunyikan cintanya di balik kelembuatan ibu.
Rindunya senantiasa terpendam di balik ketegasannya.
Kasihnya akan tampak jelas setelah ia tiada di samping kita.
Pesannya akan tersimpan saat kita mengenang kalimat-kalimat pedasnya untuk kita,
anak yang selalu ingin dijaga dan diayominya.
Sayangnya begitu sejati dibalik sikap kerasnya, mendidik, menginginkan anak-anaknya menjadi hamba yang bertaqwa.

Ayah…
Maafkanku yang masih selalu merepotkanmu
Membebanimu dengan beban yang tak seharusnya ditanggung oleh seorang seusiamu
Usia yang seharusnya bisa mengendorkan otot dan pikiranmu
Namun masih dipaksa mengencang demi mencukupi kebutuhan anak-anakmu

Ayah… ibu…
Maafkanku yang belum bisa memberikan yang terbaik untukmu
Sedikitpun tak mampu membalas semua jasa dan kebaikanmu
Namun, aku akan selalu memberikan bakti terbaikku
Walaupun aku tahu, sampai kapan pun aku tak kan pernah mampu
Maka terimalah maafku, sebagaimana engkau menerimaku sebagai anakmu
Kuhanya mampu mengiringimu do’a di setiap detak nafasku
Semoga itu akan menjadi amal jariyahmu
Agar Allah menyisihkan sebuah tempat istimewa di syurga-Nya untukmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s