Archive for the ‘Kisahku’ Category

Untuk Ayah…

Posted: October 23, 2014 in Kisahku, Story

Seorang ayah…
seringkali tak kan begitu nampak cintanya.
Ia selalu menyembunyikan cintanya di balik kelembuatan ibu.
Rindunya senantiasa terpendam di balik ketegasannya.
Kasihnya akan tampak jelas setelah ia tiada di samping kita.
Pesannya akan tersimpan saat kita mengenang kalimat-kalimat pedasnya untuk kita,
anak yang selalu ingin dijaga dan diayominya.
Sayangnya begitu sejati dibalik sikap kerasnya, mendidik, menginginkan anak-anaknya menjadi hamba yang bertaqwa.

Ayah…
Maafkanku yang masih selalu merepotkanmu
Membebanimu dengan beban yang tak seharusnya ditanggung oleh seorang seusiamu (more…)

Advertisements

Macam dan Jenis Mobile Signal

Posted: July 13, 2014 in Kisahku

Modern ini banyak sekali kita dapati berbagai macam jenis gadget yang siap memanjakan diri kita dengan berbagai fitur yang ada. Ditambah lagi berbagai perusahaan jaringan mobile di Indonesia terus bersaing untuk melayani customernya dengan kualitas jaringan yang lebih baik, dan lebih baik.

Imbasnya, koneksi jaringan atau signal itu terus mengalami peningkatan kualitas, dari mulai GPRS, EDGE, sampai ke 3G, dan yang terbaru 4G.
Yuk langsung ke pointnya!

Yang perlu diketahui, Sinyal GSM terbagi atas beberapa Jenis. Yaitu:

  1. Sinyal 2G
  2. Sinyal 3G
  3. Sinyal 4G

(more…)

Orang yang pantas kau sayangJANGAN PERNAH SIAKAN ORANG YANG KAU SAYANG WALAU CUMA SEJENAK SAJA

Salah satu kesempurnaan nikmat Allah adalah adanya orang-orang yang kita sayangi dan menyayangi kita. Merupakan kebahagiaan yang tak ternilai saat kita berada di tengah-tengah mereka, menghabiskan waktu, bercengkrama, tertawa, berbagi cerita saat suka atau pun sedih dan kecewa.

Orang tua, suami, istri, anak, saudara, dan kerabat, mereka adalah orang yang pantas menyandang pangkat sebagai orang yang kita sayangi dan menyayangi kita. Orang yang paling berjasa dan berkontribusi besar atas keberadaan kita hingga saat ini. (more…)

SAJAK: GARIS BIRU

Posted: June 11, 2014 in Kisahku, Poetry

SAJAK GARIS BIRU

Bila pijakan kaki menghadap mentari
Akankah niatmu masih meninggi
Bisakah mimpi yang tersusun di ujung malam tadi
Tetap terpatri hingga siang terjemput pagi

Tak perlu sibuk menghitung diri
Dengan ratusan, atau ribuan kalkulasi
Prestasi takkan meraba pada diri yang sepi
Berlari dan berlari, hanya itu yang bisa dipilih
Bila kau tidak mau dikubur bumi
Dalam kurungan diri sendiri

Tak peduli seberapa teriknya mentari
Akan kuteriakkan semangatku yang tak kalah berapi (more…)

Dear My Sister

Posted: July 3, 2013 in Story

Dear my beloved sister..
Jalan masih panjang, waktu masih jauh
Namun km belum perlu berfikir terlalu jauh (more…)

Jika Jodoh adalah TAKDIR maka aku tak perlu risau menerka dia atau dia jodohku dengan jalan mencoba menjalin hubungan tanpa kehalalan sebagai alasan sebuah usaha pencarian.

Jika jodoh adalah TAKDIR maka aku harus beriman padanya, pada takdir-Nya bahwa jika sebuah nama telah ditetapkan menjadi belahan jiwa kita, kita pasti dipertemukan dengannya dlm ikatan yg diridhai_Nya. Maka
cukuplah masa lajang ku, ku isi dengan perbaikan dan menuntut ilmu,cukuplah itu memberiku ketenangan ketimbang melanglang buana menjadi petualang cinta. (more…)

Untuk Calon Istriku

Posted: June 30, 2013 in Poetry

birthday-17Dear calon istriku
Apakah kabarnya imanmu hari ini?
Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur
Karena dapat menatap kembali fananya hidup ini
Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?

Wahai calon istriku… (more…)

Tangguh Tuk Berlari

Posted: August 1, 2012 in Story

Hei pemuda yg tertunduk lesu
Jangan biarkan kegundahan merobek hatimu
Tangguhkan kakimu berpijak di dunia yg angkuh
Meski duri kau tapaki,
Itu ujian tuk semakin kuat berlari

 

Arus Hidup

Posted: July 29, 2012 in Poetry, Wise Word

Arus kehidupan tu lebih deras dr gelombang lautan
dgn ragam & indah polesan pd stiap sudutnya.
Ketika akhirat tlah trlupakan sbg tujuan
Bersiaplah tenggelam d dalam sudut gelapnya.

Suasana ini telah Berubah

Posted: July 26, 2012 in Kisahku, Poetry

Suasana ini tak seperti dulu lagi
Dulu keharmonisan itu memenuhi hari-hari
Kini berubah menjadi hari penuh benci
Bila Q harus pergi, Aq akan pergi
Walaupun mgkin tdk pada detik ini
Menjauh dr suasana ini
Tuk mencari ketanangan hati